Wanita Berumur 35 Tahun Paksa Ponakannya Yang Masih SMP Jadi Kurir Sabu

By Chelba Polanda 28 Okt 2020, 18:35:58 WIB Kriminal
Wanita Berumur 35 Tahun Paksa Ponakannya Yang Masih SMP Jadi Kurir Sabu

Keterangan Gambar : Ilustrasi/Foto: iStock


Kabarbawah.com - Seorang wanita di Surabaya diamankan polisi dalam kasus narkoba. Ia memaksa keponakannya yang masih SMP mengantarkan sabu ke pelanggan.

Pelaku berinisial Y (35) warga Jalan Manukan, Tandes, Surabaya. Ia ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, dan dari tangannya polisi mengamankan 1,5 kilogram sabu.

Y diamankan pada Sabtu (5/9) lalu. Saat diamankan terungkap bahwa perempuan yang memiliki usaha kelontong itu, melibatkan keponakannya yang masih SMP menjadi kurir sabu.

Baca Lainnya :

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan, tersangka mengancam keponakannya, tidak akan memberi uang jajan jika tidak mau mengantarkan barang terlarang tersebut.

"Keponakannya tinggal bersama dengan bibinya (tersangka). Jika tidak mau (mengantar) tidak diberi uang jajan. Oleh sebab itu, kita menyatakan perang terhadap narkoba," kata Memo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (28/10/2020).

Memo menambahkan, untuk menyelamatkan dan memulihkan psikis anak tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

"Kami sudah berkoordinasi dengan KPAI untuk memulihkan kondisi psikisnya, dan memberikan pendampingan," ungkap Memo.

Ia juga menjelaskan, keluarga Y banyak yang tersandung kasus narkoba. Kakak kandung Y beserta istrinya, atau orang tua dari anak SMP tersebut, telah ditangkap oleh Satresnarkoba pada 2017 lalu.

"Sudah ditahan di Lapas Madiun," ungkap Memo.

Ia melanjutkan, dari penangkapan tersangka Y, pihaknya melakukan pengembangan ke tersangka lain berinisial Z di Jombang. Pada saat digerebek, petugas menemukan barang bukti 7 kilogram sabu.

Sumber : Detik.com




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment