Viral Wanita Diabaikan Gegara Corona-Lahiran Sendiri, RS Sibolga Buka Suara

By Chelba Polanda 12 Nov 2020, 11:17:33 WIB Kesehatan
Viral Wanita Diabaikan Gegara Corona-Lahiran Sendiri, RS Sibolga Buka Suara

Keterangan Gambar : Foto: Pasien yang melahirkan sendiri di RSUD Sibolga, Rabu (11/11/2020), seperti yang diunggah di akun facebook.


Sibolga - Unggahan foto disertai narasi seorang wanita diabaikan pihak rumah sakit di Sibolga hingga melahirkan sendirian viral. Pihak rumah sakit memberi penjelasan.

Dilihat detikcom, Kamis (12/11/2020), pemilik akun menulis kalau kakaknya diabaikan pihak rumah sakit dengan alasan Corona atau COVID-19.

"Kakak saya diabaikan di RSU sibolga. Ala setengah jam kkak ambo melahirkan tapi dk ada pihak dari RS merespon. Dengan alasan pekara Covid covid dan covid," demikian tulis pemilik akun.

Baca Lainnya :

Menurut pemilik akun, kakaknya disebut harus dioperasi. Namun, kakaknya tiba-tiba melahirkan sendirian secara normal di dalam ruangan.

"Di bilang harus di oprasi dan dibiarkan. Sendirian di ruangan. Rpnya tbtb kakak ku melahirkan normal sendiri di kamar. Anaknya udh kluar pak tpi ndk ada satupun urg tu merespon. Ala manangi2 umak ambo pak menjerit2 di rs tu baru dtng dokter tu," demikian tulisnya.

Pihak RS kemudian buka suara. Direktur RSU FL Tobing, dr Hotma Nauli Hutagalung, menjelaskan pasien tersebut bukan tidak ditolong.

"Jadi, begini, pasien itu reaktif hasil rapid test. Kemudian kita masukkan ke ruangan isolasi setelah dari IGD, karena rumah sakit kita sudah memiliki ruang operasi COVID, jadi tak ada lagi kita merujuk. Jadi ruangan sudah disiapkan untuk pasien tersebut dan obat sudah dikasih. Dan perawat yang menangani keluar sebentar. Dan saat perawat keluar itulah si pasien melahirkan sendiri. Seperti itu ceritanya," sebut Hotma seperti dilansir dari Antara.

Dia menduga foto itu diambil saat perawat sedang tak ada di ruangan. Hotma mengatakan unggahan viral itu muncul karena ada miskomunikasi.

"Jadi sempatlah terfoto mungkin seakan tidak ada perawat, padahal ada lima orang perawat," ujarnya.

Hotma mengatakan ibu dan anak tersebut dalam kondisi sehat. Dia menyebut saat ini ibu dan bayinya tersebut ada di ruangan khusus pasien reaktif rapid test Corona.

"Alhamdulillah bagus. Dokter Obgyn tadi yang menjahit dan menanganinya. Jadi dokter kita tadi langsung berlari dari ruang OK," ucapnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment