Tertimbun 2 Hari, Tim Basarnas Melakukan Pencarian 2 Penambang Emas Di Solok, Sumatera Barat

By Chelba Polanda 13 Jan 2021, 15:05:47 WIB Sekitar Kita
Tertimbun 2 Hari, Tim Basarnas Melakukan Pencarian 2 Penambang Emas Di Solok, Sumatera Barat

Keterangan Gambar : Ilustrasi Longsor. (Dok. Kabar Bogor)


Kabarbawah.com - Kegiatan penambangan emas di salah satu industri Solok, Sumatera Barat terhenti, Pasalnya terjadi longsor di sekitar area penambangan, Ada enam penambang yang dilaporkan tertimbun. Empat orang telah ditemukan, dua orang lainnya lagi dilakukan pencarian.

2 orang telah ditemukan dalam keadaan wafat dunia. 2 orang yang lain dijumpai selamat serta 2 lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Basarnas Kelas A Padang Asnedi mengatakan kejadian tambang emas yang mengalami longsor itu terletak di Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan. Kejadian itu terjadi pada Senin( 1/ 1) tetapi baru dilaporkan ke Basarnas hari ini, Rabu( 13/ 1/ 2021).

Baca Lainnya :

" Kami baru bisa data hari ini, tetapi peristiwanya hari Senin," kata Asnedi kepada wartawan.

Bagi Asnedi, regu SAR telah bertolak ke posisi setelah menemukan laporan." Baru berangkat menuju posisi buat melaksanakan pencarian serta evakuasi terhadap 2 korban tersebut," kata ia.

Bersumber pada data yang diterima Asnedi, ada 6 orang penambang yang terjebak material longsor. Rinciannya, 2 selamat, 2 wafat dunia, serta 2 lagi sampai dikala ini masih dalam proses pencarian.

" Penjelasan sementara, mereka tertimbun longsor dikala hendak keluar dari lubang tambang," jelas Asnedi.

Tambang emas yang longsor tersebut diprediksi merupakan pertambangan ilegal. Tetapi, untuk membenarkan apakah ini merupakan tambang resmi ataupun ilegal, itu domain pihak kepolisian setempat.

" Yang jelas, dikala ini kita lagi berupaya melaksanakan pencarian terhadap korban yang diprediksi masih tertimbun material longsor," katanya. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment