Team NaVi Umumkan Hengkang dari Organisasi Esports Rusia ESForce

By Chelba Polanda 02 Mar 2022, 13:20:02 WIB Esports
Team NaVi Umumkan Hengkang dari Organisasi Esports Rusia ESForce

Kabarbawah.com|Jakarta - Tim Natus Vincere telah memutus hubungannya dengan konglomerat esports Rusia ESForce. Organisasi yang berbasis di Ukraina ini telah mengumumkan keputusannya secara publik dalam sebuah kirimannya di Twitter akibat pernyataan ESForce yang telah membantah situasi mengerikan yang menerpa negaranya saat ini. 

ESForce adalah sebuah perusahaan induk yang mencakup tim esports bintang Rusia Virtus.Pro, organisasi media esports Cybersport.ru, dan Yota Arena yang berbasis di Moskow.

"Ini adalah hari keenam perang di Ukraina," ungkap NaVi. 

“Tentara Rusia terus menyerang wilayah sipil: ratusan ribu penduduk telah meninggalkan rumah mereka, yang lain terus berjuang untuk masa depan negara kita. Ketika orang-orang sekarat dan ribuan takdir dihancurkan secara permanen, tidak ada waktu untuk olahraga."

"Sementara karyawan dan pemain Navi sekarang menghabiskan hari-hari mereka di tempat perlindungan bom, ESForce Holding secara terbuka menyangkal kengerian yang sekarang terjadi di Ukraina.

"Kami menganggap posisi ini tidak dapat diterima dan tidak manusiawi. Navi memutuskan setiap kerja sama dengan perusahaan induk, termasuk RuHub, Epic Esports Events, Cybersport.ru dan Virtus.pro.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan holding company yang tidak takut dengan tekanan dan menyatakan posisinya. Terima kasih!”

Na'Vi terbentuk dari beberapa divisi yang bersaing di laga esports teratas seperti Dota, League of Legends, PUBG, World of Tanks dan Rainbow Six Siege. Tetapi, Na'Vi paling terkenal dengan kesuksesannya di Counter-Strike yang menjadi juara dunia CS:GO pada November lalu.

Disisi lain, Na'Vi telah membahas invasi Rusia terhadap bangsanya yang diunggah ke akunnya selama beberapa pekan terakhir. Ia mengungkapkan keadaan staf yang menjaga semangat mereka dengan menonton pertandingan esports yang diadakan ditempat lain. 

Krisis hubungan antara Rusia dan Ukraina saat ini telah mendorong sumbangan besar dari beberapa perusahaan video gim ke organisasi kemanusiaan ketika konflik meningkat sebagai pernyataan solidaritas dari pengembang. Baru-baru ini, World of Tanks dikabarkan juga memecat direktur kreatifnya akibat mendukung Rusia secara terbuka.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment