Seorang Mantan Anggota DPRD Banyumas di Tahan Kejari Purwokerto terkait Penipuan Proyek APBD

By Feni Yan 14 Jan 2021, 20:00:28 WIB Kriminal
Seorang Mantan Anggota DPRD Banyumas di Tahan Kejari Purwokerto terkait Penipuan Proyek APBD

Keterangan Gambar : Kejaksaan Negeri Purwokerto, Banyumas, Kamis (14/1/2021).


Kabarbawah.com - Mantan anggota DPRD Banyumas berinisial AL, ditahan Kejaksaan Negeri( Kejari) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. AL ditahan atas permasalahan dugaan penipuan proyek APBD senilai Rp 4, 79 miliyar.

"Tersangka menjanjikan kepada korban buat mendapatkan proyek yang masuk dalam daftar aspirasi pengerjaan proyek dari APBD Banyumas Tahun 2017," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Purwokerto, Guntoro Jangkung, kepada wartawan di kantor Kejari Purwokerto, Kamis( 14/ 1/ 2021).

Guntoro memaparkan modus tersangka dengan menjanjikan seseorang korban yang ialah owner suatu CV, bisa memperoleh proyek APBD tersebut. Syaratnya, korban dimohon lebih dahulu membagikan duit sebesar Rp 316, 7 juta ataupun 7 persen dari nilai proyek.

Baca Lainnya :

Tetapi setelah sekian lama, korban nyatanya tidak kunjung menerima surat perintah kerja proyek tersebut. Sampai kesimpulannya korban melaporkan AL ke Polresta Banyumas pada Maret 2018 silam.

" Jumlahnya( disetorkan) itu Rp 316, 7 juta, kalau ia( korban) bakal mendapatkan 32 proyek dengan nilainya proyek dijanjikan total Rp 4, 79 miliyar. Tetapi sehabis ditunggu- tunggu hingga ia( terdakwa) tidak jadi anggota DPRD, proyek itu tidak ada, makanya dilaporkan," jelasnya.

Menurut Guntoro, pihaknya melaksanakan penahanan supaya terdakwa tidak mengulangi perbuatannya serta tidak melenyapkan barang bukti. Ditambah, lanjutnya, dikala hendak ditahan tersangka tidak kooperatif dengan tidak bersedia menandatangani berita acara penahanan.

" Hari ini kami panggil yang bersangkutan serta langsung kami jalani penahanan. Dikala ini yang bersangkutan dititipkan di tahanan Polresta Banyumas, serta nanti sehabis dilimpahkan bakal dipindahkan ke Lapas Purwokerto," ucapnya.

Dalam permasalahan ini, AL dijerat Pasal 378 serta Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment