Selidiki Misteri 3 Bocah Hilang 3 Pekan di Langkat, Polisi Bentuk Timsus

By Chelba Polanda 11 Nov 2020, 09:40:27 WIB Hukum
Selidiki Misteri 3 Bocah Hilang 3 Pekan di Langkat, Polisi Bentuk Timsus

Keterangan Gambar : Foto 3 anak yang hilang misterius di Langkat (ANTARA)


Kabarbawah.com - Polda Sumatera Utara (Sumut) ikut serta dalam upaya pencarian 3 bocah yang hilang secara misterius di Langkat. Polda Sumut membentuk tim khusus (Timsus) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

"Kita mem-back up penyelidikan hilangnya tiga bocah di Langkat itu. Kita sudah bentuk tim dan sedang bekerja di lapangan," kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, seperti dilansir dari Antara, Rabu (11/11/2020).

Ketiga bocah warga Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian, Langkat, itu hilang sejak Minggu (18/10). Ketiganya bernama Yogi Tri Herlambang, Nizam Auvar Reja, dan Alviza Zahra.

Baca Lainnya :

Ketiga bocah sepantaran tersebut berusia sekitar 7 tahun. Sempat ada dugaan ketiga bocah tersebut terjatuh di dalam tanah bekas korekan backhoe.

Menurut Faisal, tim telah melakukan cek areal galian yang disebut sebagai lokasi awal hilangnya ketiga bocah itu.

Polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi. Pihaknya optimistis penyebab hilangnya ketiga bocah tersebut segera terungkap.

"Penyelidikan masih terus kita intensifkan. Kita optimis penyebab hilangnya ketiga bocah tersebut dapat segera terungkap," ujar Faisal.

Beragam upaya pencarian ketiga bocah sudah dilakukan. Selain terjatuh ke lubang bekas korekan backhoe, ada juga dugaan ketiganya diculik.

Saksi sempat menyebut ketiga anak itu awalnya melihat-lihat alat berat yang sedang bekerja mencuci parit batas sekitar pukul 10.30 WIB. Alat berat itu kemudian berhenti bekerja dan pindah lokasi berjarak 1 km.

Hingga pukul 14.00, anak-anak tersebut tak kunjung pulang. Orang tua korban bersama warga dan polisi melakukan pencarian bersama. Selain itu, orang tua ketiga bocah yang hilang itu juga memakai jasa paranormal.

"Malah perkebunan yang ada di kawasan itu juga sudah dilakukan penyisiran seluas 100 hektare untuk mencari mereka, namun belum juga ada tanda-tandanya," kata Kapolsek Salapian Iptu Sutrisno.

Polda Sumut juga mengerahkan anjing pelacak dalam pencarian ketiga korban.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment