Pernyataan Gubernur Jambi Soal Obat di RSUD Raden Mattaher Jambi: Ini Sengaja Diciptakan

By Chelba Polanda 25 Jul 2022, 18:38:48 WIB Kesehatan
Pernyataan Gubernur Jambi Soal Obat di RSUD Raden Mattaher Jambi: Ini Sengaja Diciptakan

Gubernur Jambi Al Haris menanggapi terkait dengan kabar kosongnya obat di RSUD Raden Mattaher baru-baru ini, Al Haris mengatakan setelah Ia mengecek kebenarannya dan bertanya ke Direktur bahwa persediaan obat itu ada.

Orang nomor satu di Jambi tersebut menyatakan bahwa ASN tidak solid, tidak kompak dan menuding bahwa itu sengaja di ciptakan."Masa WA grup bisa keluar, dan WA nya seperti itu, ini kan sengaja diciptakan," kata Al Haris setelah upacara kedisplinan di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (25/7/2022).

Menurut Al Haris sikap seperti itu tidak benar. Apabila terus seperti ini sistem di rumah sakit siapapun Direktur nya tidak akan kuat."Makanya akan benarin total rumah sakit itu, ia kan. Artinya ada sekelompok pegawai disitu, yang ingin seperti dulu, gitu dia enak, mau ngapain boleh. Sekarang tidak bisa lagi kita ini dikontrol oleh masyarakat," ujarnya.

Karena kata Al Haris yang akan menikmati pelayanan itu masyarakat. "Kan ini bukan keluhan masyarakat, tidak ada ada obat, dari WA kan. Kecuali yang ngeluh itu masyarakat, ini kan tidak hanya WA-WA Grup lalu kok muncul ke media, kan kalau ada warga di apotik tidak ada obat, itu beda masalah benar bearti kan," jelasnya.

Terkait dengan obat furosemide untuk paru Al Haris juga tampak didampingi Direktur RSUD Raden Mattaher Herlambang langsung juga mengklaim ada."Ada, ada. Saya sudah cek semua obat itu ada posisinya, kalau nggak dia (Sembari Menunjuk Direktur-red) saya copot dia ini, obat itu ada," bebernya.

Kembali Al Haris mengatakan, apabila yang mengeluhkan persoalan obat itu datang dari masyarakat maka Ia akan percaya. Tapi kalau hanya sebatas melalui Grup WhatsApp lalu viral di Media Sosial (Medsos) ia pun tidak mempercayai itu."Kalau yang mengeluhkan itu yang berobat, itu saya yakin. Tapi kalau hanya dari WA, itu tidak benar, bisa saja itu diciptakan, kenapa bisa di media, itu diciptakan bearti," sebutnya.

Al Haris juga menanggapi apakah kurang nya koordinasi antara pimpinan dengan seluruh pegawai di rumah sakit pelat merah tersebut."Bukan soal koordinasi, kalau ada yang menjebak, itu tidak bisa kalau ada yang penghianat itu bukan koordinasi. Tegurannya, saya sudah minta beliau (Direktur-Red) bersihkan semua di rumah sakit umum tuh," tegasnya.

Al Haris menegaskan bersihkan orang orang itu, keluarkan dan Surat Keputusan (SK) akan Ia tandatangani."Kalau itu masih ada, nggak bisa itu, bahaya racun itu, bersihkan cari nama nama yang tidak bagus kita keluarkan, kita pindahkan hari ini, nggak benar itu. Saya tanya beliau tidak ada, kalau ada saya copot itu," pungkasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.