Pemuda Payakumbuh Perkosa Mayat Kekasih, Polisi: Korban-Pelaku Kenal di FB

By Chelba Polanda 19 Des 2020, 18:02:34 WIB Kriminal
Pemuda Payakumbuh Perkosa Mayat Kekasih, Polisi: Korban-Pelaku Kenal di FB

Keterangan Gambar : Foto: Alim, pemuda asal Payakumubuh yang bunuh kekasih dan perkosa jasad kekasih (dok. istimewa)


Kabarbawah.com - Alim Muspar alias Alim membunuh lalu memperkosa jasad kekasihnya, IPS (21) di Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar). Keduanya berkenalan lewat Facebook (FB).

"Mereka kenalan lewat Facebook," ucap Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Mochammad Rosidi kepada detikcom, Sabtu (19/12/2020).

Rosidi menyampaikan keduanya sudah tiga bulan saling kenal. Rosidi menuturkan IPS dan Alim lalu sepakat bertemu untuk pertama kalinya pada Rabu (9/12).

Baca Lainnya :

"Sudah tiga bulan lalu kenalnya. Setelah komunikasi, akhirnya memutuskan untuk bertemu tanggal 9 itu. Itu pertama kali tersangka dan korban ketemu," jelas Rosidi.

Rosidi mengatakan Alim memang sudah berniat menemui korban untuk berhubungan badan. "Pelaku ini punya niatan kalau nanti ketemu (korban), dia mau menyetubuhi korban," sambung Rosidi.


Foto: Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Mochammad Rosidi (dok. istimewa)

Sebelumnya diberitakan, Alim membunuh kekasihnya IPS, lantaran ditolak bersetubuh. Usai membunuh, Alim memerkosa mayat IPS.

Penemuan mayat itu terjadi pada Rabu (9/12) di dekat jalan menuju ladang ubi, Situjuah Batua, Situjuah Limo Nagari, Payakumbuh, Sumbar. Rosidi kemudian menuturkan jasad IPS kemudian evakuasi dan diautopsi.

"Sesuai hasil autopsi dan visum korban, itu terdapat luka tak beraturan pada alat vital dan dubur korban, terdapat luka robek. Hasil visum menunjukkan korban mengalami kekerasan seksual, pemerkosaan," jelas Rosidi.

Dari hasil autopsi juga, diketahui penyebab kematian IPS adalah karena penyumbatan akibat dicekik Alim. Sepekan pasca pembunuhan, aparat Polres Payakumbuh menangkap Alim di Bukittinggi, Sumbar.

Rosidi mengatakan Alim dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan 285 KUHP tentang pemerkosaan. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tegas Rosidi.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment