Pasca Rework DOTA 2 7.31, Win Rate Techies Merosot

By Chelba Polanda 25 Feb 2022, 15:40:21 WIB Esports
Pasca Rework DOTA 2 7.31, Win Rate Techies Merosot

Kabarbawah.com|Jakarta - Patch 7.31 DOTA 2 menghadirkan banyak fitur baru, diantaranya rework Techies dan kedatangan hero Primal Beast. Techies dimodifikasi agar lebih kontribusi dalam team fight ketimbang asik sendiri menaruh jebakan-jebakan seperti biasanya.

Techies punya lebih banyak crowd control dan nuke yang tinggi, memungkinkan player memainkannya lebih aktif. Techies tetap bisa menaruh ranjau dengan skill Proximity Mines yang diubah jadi ultimate. Sayangnya, pick rate Techies yang meroket pasca rework berbanding terbalik dengan win rate sang hero. Rasio kemenangan Techies anjlok dari 47,73% jadi 41% saja. Besar kemungkinan banyak pemain yang masih coba-coba menguasai gameplay barunya.


Dari beberapa pantauan di pubs dan tournament match, Techies bisa berfungsi sebagai pendamping lane yang handal. Slow dari skill 1-nya, Sticky Bom membantu zoning musuh dan pick off. Sementara buff skill 2 Reactive Tazer memberi disarm dan movement speed untuk memutarbalik keadaan perang.

PSG.LGD sudah memberi debut untuk Techies rework di level turnamen. Pada Sapphire OGA DOTA Pit 6 China, XinQ menggunakan Techies sebagai support walau hasilnya belum memuaskan.


Banyak juga yang memainkan Techies jadi core. Misalnya Topson yang terkenal sering menggunakan hero aneh di midlane. Memanfaatkan cooldown dari Octarine Core, Techies bisa lebih sering mengeluarkan bom untuk menjaga parameter pertahanan atau untuk mengeliminasi musuh.


Win rate Techies yang anjlok berbanding terbalik dengan hero baru, Primal Beast. Bermula dari boss battle di Aghanim's Labyrinth, performa hero ini cukup baik di pekan perdananya. Gaya main yang sederhana dan banyak skill disable membuat monster mengerikan ini fleksibel. Saat ini, Primal Beast mengantongi win rate 41% dengan most pick tertinggi 8,7% di rank Ancient dan Crusader ke bawah.

Statistik dotabuff menunjukan lebih banyak pemain menggunakan Primal Beast sebagai offlaner. Namun, tak jelek juga menjadikan hero ini sebagai support atau midlaner. Primal Beast bagus digunakan melawan hero macam Morphling, Tinker dan Broodmother karena kemampuannya melakukan charge dan stun dengan durasi lama. Ia juga punya banyak skill damage area untuk menghabisi banyak unit sekaligus seperti ilusi Naga Siren atau spiderlings Broodmother.





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment