Minyak Goreng Jadi Bahasan di Rakor Forkopimda se Provinsi Jambi

By Chelba Polanda 09 Mar 2022, 13:41:29 WIB Daerah
Minyak Goreng Jadi Bahasan di Rakor Forkopimda se Provinsi Jambi

Kabarbawah.com|Jambi - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi disejumlah daerah di Provinsi Jambi menjadi salah satu pokok bahasan dalam rapat koordinasi Gubernur dan Forkopimda se Provinsi Jambi di Bungo, Selasa (08/03/2022).

Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan kelangkaan minyak goreng harus disikapi dengan serius dan tidak menutup kemungkinan akan berdampak terhadap harga Sembako lainnya.

“Apa lagi bulan puasa bentar lagi, tidak menutup kemungkinan kelangkaan minyak goreng ini berimbas terhadap Sembako lainnya, seperti daging, cabe dan kebutuhan lainnya,” kata Al Haris.

Melalui Rakor Forkopimda tersebut, Al Haris mengatakan setiap isu-isu yang dibahas dapat diambil tindakan cepat oleh pihak terkait, termasuk terhadap kelangkaan minyak goreng.

“Kelangkaan minyak nanti dinas koperindag, mereka lebih cepat bekerja dan berkoordinasi dengan teman-teman Forkopimda lainnya, intinya setiap masalah ada solusinya, yang penting pemerintah bekerja untuk rakyat, melayani apa saja yang menjadi keluhan warga,” ujarnya.

Selain isu kelangkaan minyak goreng, Rakor Forkopimda se Provinsi Jambi itu juga membahas penanganan Covid-19, isu ekonomi, komplik lahan, batubara dan isu-isu daerah lainnya.

“Intinya (Rakor Forkopimda se Provinsi Jambi) supaya pemerintah bekerja lebih giat lagi kedepannya, ada tindaklanjut dari pertemuan kita ini, sehingga setelah ini masing-masing pejabat terkait mengambil langkah-langkah koordinasi,” ujarnya.

Usai Rakor Forkopimda se Provinsi Jambi di hotel Semagi, Al Haris bersama Bupati dan Forkopimda Bungo melakukan Sidak di distributor minyak goreng dan mini market.

Gubernur Jambi mengingatkan agar pasokan minyak goreng selalu diawasi dan tidak ada yang melakukan penimbunan. Sementara di minimarket terjadi pengurangan pasokan minyak goreng.

“Sudah dua hari minyak kosong, kalau pun masuk itu jumlahnya juga tidak banyak, sekali masuk itu juga langsung habis sama warga,” ujar petugas mini market.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment