Ledakan Terdengar, Rusia Serang 10 Wilayah Ukraina

By Chelba Polanda 24 Feb 2022, 15:10:54 WIB Internasional
Ledakan Terdengar, Rusia Serang 10 Wilayah Ukraina

Kabarbawah.com|Jakarta - Ledakan keras terdengar di Kiev. Koresponden Al Jazeera Andrew Simmons dari Al Jazeera, melaporkan dari Kiev, mengatakan setidaknya tujuh "ledakan keras" telah terdengar di ibu kota Ukraina.

"Kedengarannya seperti tembakan peluru, tapi bisa jadi itu serangan udara," kata Simmons.

"Bandara internasional Boryspil diserang ... kami tidak yakin apakah itu diledakkan atau apakah itu ledakan," tambahnya.

"Kami juga mendengar sirene, jadi pasti ada serangan penuh di ibu kota."

Mengetahui kabar tersebut, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengecam "serangan sembrono dan tidak beralasan" Rusia terhadap Ukraina.

Dia mengatakan sekutu NATO akan bertemu untuk membahas langkah terbaru Rusia, menambahkan: "Kami mendukung rakyat Ukraina pada saat yang mengerikan ini."

"NATO akan melakukan semua yang diperlukan untuk melindungi dan membela sekutu," tambah Sekjen NATO seperti dikutip dari live update Aljazera, Kamis (24/2/2022).

Sementara itu, Ukraina mendesak PBB 'melakukan segala yang mungkin untuk menghentikan perangtak lama setelah Putin mengumumkan operasi militer khusus di Ukraina timur.

"Saya ingin meminta duta besar delegasi Rusia untuk mengatakan pada catatan bahwa saat ini pasukan Anda tidak menembaki dan mengebom kota-kota Ukraina, bahwa pasukan Anda tidak bergerak di wilayah Ukraina," katanya.

Sebagai tanggapan, duta besar Rusia untuk PBB mengatakan: "Ini tidak disebut perang, ini disebut sebagai operasi militer di Donbas."

Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko, juga telah mengkonfirmasi bahwa invasi Rusia telah dimulai.

"Invasi telah dimulai. Baru saja ada rudal di markas militer, bandara, gudang militer, dekat Kiev, Kharkiv, Dnieper Tembakan di perbatasan sedang berlangsung. Mulai hari ini, ada realitas geopolitik baru di dunia," ucapnya dalam sebuah pernyataan yang diposting ke halaman Facebook resminya, Menteri Anton Gerashchenko seperti dikutip dari live update Aljazeera.

Sementara itu sebelumnya, menurut informasi dari live update situs The Guardian, disebutkan bahwa Ukraina mengkonfirmasi 'invasi skala penuh' Rusia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina Dmytro Kuleba telah mengkonfirmasi "invasi skala penuh" Rusia ke Ukraina.

"Putin baru saja meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina. Kota-kota Ukraina yang damai berada diserang. Ini adalah perang agresi. Ukraina akan mempertahankan diri dan akan menang. Dunia dapat dan harus menghentikan Putin. Waktunya untuk bertindak adalah sekarang," tulisnya di akun Twitter @DmytroKuleba yang diposting 24 Februari 2022 pukul 10.58.

Perintah Putin

"Saya telah membuat keputusan operasi militer," kata Putin dalam pernyataan mengejutkan di televisi sesaat sebelum pukul 06.00 pagi (03:00 GMT) waktu setempat.

Putin mengatakan tindakan itu datang sebagai tanggapan atas ancaman yang datang dari Ukraina. Dia menambahkan bahwa Rusia tidak memiliki tujuan untuk menduduki Ukraina. Ia mengatakan tanggung jawab atas pertumpahan darah terletak pada rezim Ukraina.

Putin memperingatkan negara-negara lain bahwa setiap upaya untuk mengganggu tindakan Rusia akan mengarah pada "konsekuensi yang belum pernah mereka lihat.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment