Aplikasi DokterSafe Mampu Lindungi Dokter-Nakes, Akan Diluncurkan Besok

By Maftuhah 16 Jan 2021, 12:42:21 WIB Teknologi
Aplikasi DokterSafe Mampu Lindungi Dokter-Nakes, Akan Diluncurkan Besok

Keterangan Gambar : Foto: Home Aplikasi Dokter Safe. (dok. CNBC)


Kabarbawah.com - Aplikasi DokteSafe berfungsi untuk melindungi kesehatan dokter dan tenaga kesehatan yang sedang bertugas menangani pasien COVID-19. DokterSafe akan diluncurkan pada hari Minggu tepatnya tanggal 17 Januari 2021.

Aplikasi ini spesial dibuat untuk dokter serta tenaga kesehatan sebagai benteng terakhir di masa pandemi COVID- 19 dikala ini," kata Project Manager aplikasi DokterSafe, dokter Muhammad Shoifi, kepada wartawan, Selasa( 12/ 1/ 2021).

Aplikasi ini dikembangkan oleh anak- anak muda FK Unair serta Ikatan Dokter Indonesia( IDI) dalam upaya proteksi serta kesehatan dokter dan tenaga kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID- 19.

" Ini aplikasi pertama di Indonesia pada aspek safety and protection untuk dokter serta tenaga kesehatan," sambungnya.

Aplikasi DokterSafe memuat bermacam fitur menarik serta berguna untuk proteksi serta keselamatan dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia. Di halaman utama aplikasi ini, pengguna dapat melihat gambaran keadaan terbaru COVID- 19 di Indonesia. Terdapat pula fitur tautan penting ke World Health Organization( WHO), Satgas Penanganan COVID- 19, Kementerian Kesehatan, serta lain- lain.

Di aplikasi ini pula terdapat fitur learning di antara lain terkait bagaimana penerapan alat pelindung diri( APD), standar protokol COVID- 19, sampai buku pedoman pelayanan. Pemakaian APD sendiri baginya memegang peranan berarti dalam melindungi dokter serta tenaga kesehatan.

" Jadi gimana ia memasang APD, gimana melepas, itu terdapat panduan yang dapat dilihat di video di aplikasi tersebut. Jadi terdapat bimbingan langsung yang akan sangat mempermudah. Pada aspek pembelajaran itu pula kita cantumkan misalnya tentang standar protokol pemakaian APD dari Kemenkes serta lain- lain," jelasnya.

Di aplikasi bertagline Safety In One Touch ini pula terdapat hotline. Ini merupakan hotline pertolongan keselamatan untuk dokter serta tenaga kesehatan yang memakai aplikasi ini. Di aplikasi ini memuat hotline Kemenkes, Satgas BNPB, Regu Mitigasi PB IDI, serta IDI wilayah.

" Tujuannya apa? Misal terdapat dokter dari Jawa Timur melaksanakan ekspedisi ke Bandung Jawa Barat setelah itu ia di situ terdampak( COVID- 19). Siapa yang dihubungi oleh ia? Di hotline ini ia bisa kontak hotline dari IDI daerah Jawa Barat. Hingga IDI daerah Jawa Barat akan membagikan bantuan, pertolongan, referensi serta sebagainya sebab kita silih terkait satu dengan yang lain," jelas dokter Shoifi.

Aplikasi DokterSafe untuk Selamatkan Dokter serta Tenaga Kesehatan dari Pandemi Gambar: Dok. Istimewa

" Button keempat di aplikasi ini merupakan GPS. Ini akan membuat positioning dari penggunanya itu kepada rumah sakit rujukan yang paling dekat," imbuhnya.

Terakhir, lanjut dokter Shoifi, di aplikasi ini pula terdapat fitur self assesment. Timnya masih meningkatkan fitur ini, paling utama terkait vaksinasi COVID- 19.

" Saat ini kan eranya vaksin. Misalnya terdapat dokter ataupun tenaga kesehatan sehabis ia melaksanakan vaksinasi, ia dapat melaksanakan self assesment di sana. Kira- kira indikasi apa yang ia dapat. Kesimpulan kesimpulannya nanti ada apa yang wajib ia jalani, apakah ia cukup istirahat di rumah ataupun datang ke rumah sakit, itu nanti terdapat petunjuk- petunjuknya. Ini masih kita kembangkan. Sehari 2 hari ini insyaallah berakhir," jelasnya. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment