Anggota Keluarga Laskar FPI yang Tewas Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

By Chelba Polanda 11 Jan 2021, 09:32:22 WIB Hukum
Anggota Keluarga Laskar FPI yang Tewas Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel

Keterangan Gambar : PN Jakarta Selatan (Ari Saputra)


Kabarbawah. com - Anggota Keluarga salah satu Laskar FPI yang tewas ditembak dalam kejadian Kilometer 50 Tol Jakarta- Cikampaek, M Suci Khadavi Putra, mengajukan permohonan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonan praperadilan itu terpaut benda pribadi kepunyaan Khadavi yang disita polisi.

Permohonan itu terdaftar dengan no pendaftaran 154/ Pid. Pra/ 2020/ PN. JKT. SEL pada 28 Desember 2020. Sebagai termohon dalam gugatan ini merupakan NKRI cq Pemerintah Negara RI cq Kepala Kepolisian RI cq Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI.

" Permohonan pengecekan praperadilan tidak sahnya penyitaan atas beberapa barang individu kepunyaan almarhum Muhammad Suci Khadavi Putra. Almarhum salah satu korban kejadian Kilometer 50," ucap pengacara keluarga Khadavi, Rudy Marjono, kepada wartawan, Minggu( 10/ 1/ 2021).

Baca Lainnya :

Rudy menjelaskan beberapa barang yang disita polisi merupakan hp sampai seragam FPI yang dikenakan korban dikala peristiwa. Persidangan perdana gugatan ini hendak diselenggarakan Senin, 11 Januari 2021.

" Benda yang disita satu unit hp, satu dompet berisi e- KTP serta SIM A, satu setel seragam Laksus FPI," jelas Rudy.

Tidak hanya itu, Rudy berkata keluarga Khadavi pula mengajukan permohonan praperadilan terpaut penangkapan Khadavi. Tetapi berkas persidangannya ini terpisah.

Gugatan penangkapan bernomor pendaftaran 158/ Pid. Pra/ 2020/ PN. JKT. SEL tertanggal 30 Desember 2020. Termohon dalam gugatan ini merupakan NKRI cq Pemerintah Negara RI cq Kepala Kepolisian Wilayah Metro Jakarta Raya.

" Tidak hanya penyitaan tidak legal kita pula gugat praperadilan penangkapan tidak legal," tutur Rudy. 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment