Al Haris Bicara Srategi Pengentasan Kemiskinan dan Permasalahan Sosial Jambi

By Chelba Polanda 17 Feb 2022, 18:36:40 WIB Sosial & Budaya
Al Haris Bicara Srategi Pengentasan Kemiskinan dan Permasalahan Sosial Jambi

Kabarbawah.com|JambiGubernur Jambi, Al Haris tegaskan pemerintah harus hadir mengintervensi angka kemiskinan di Provinsi Jambi. Ini disampaikan Al Haris saat membuka rapat koordinasi sosial se Provinsi Jambi, Kamis (17/02/2022).

Dikatakan Gubenur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam visi misi Jambi Mantap mempunyai program Dua Miliar Satu Kecamatan (Dumisake) untuk mengintervensi angka kemiskinan.

Al Haris menjelaskan keluarga miskin akan mendapatkan bantuan pemerintah Provinsi Jambi, mulai dari beasiswa, bantuan usaha kredit milenial, usaha kreatif ibu rumah tangga hingga dukungan untuk BPJS.

“Pusat banyak program, termasuk program PKH, tapi itu belum mampu menyelesaikan angka kemiskinan. Tugas kita Pemprov dan Bupati/Wali kota bagaimana mengintervensi kemiskinan itu,” kata Al Haris.

“Pemprov dalam visi misi Jambi Mantap ada program Dumisake untuk mengintervensi angka kemiskinan itu. Pemprov harus hadir untuk memutus mata rantai kemiskinan ditengah masyarakat,” tambahnya.

“Program Dumisake nanti keluarga miskin kita bantu mulai dari biaya sekolah hingga usaha untuk keluarganya. Anaknya yang sekolah SMA dan SMK kita bantu mulai dari buku hingga seragamnya. Anaknya yang sudah selesai sekolah, ada usaha kredit milenial bisa mereka buka warung kopi atau usaha lainnya, ibuknya kita bantu usaha kreatif rumahan. Kita juga anggarkan hampir Rp 60 miliar untuk membantu dukungan BPJS mereka,” jelas Al Haris lagi.

Selain itu, dikatakan Al Haris Pemprov Jambi juga fokus terhadap penyandang disabilitas dan warga lanjut usia (Lansia).

“Untuk membantu anak disabilitas ada anggaran merehap panti untuk menampung disabilitas. Lalu untuk Lansia kita akan bangun kampung untuk mereka, lokasinya sudah ada 2023 kita bangun, kampung itu nanti akan menampung dan merawat lansia,” katanya.

Terkait pandemi Covid-19 yang juga menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan, Al Haris mengajak Kepala Daerah Bupati/Wali Kota, Kepala Dinas Sosial dan pihak terkait dapat meyakinkan masyarakat untuk kembali beraktivitas.

“Provinsi Jambi ada suatu perobahan yang saya anggap penting. 2021 lalu Maret kita masih memiliki angka kemiskinan tinggi, akhir 2021 lalu kita memproleh angka penurunan 7,6 persen. Angka itu cukup baik itu hasil kerja bapak ibu, Bupati wali kota dan kadis sosial, angka itu akumulasi angka kemiskinan dari seluruh kabupaten dan kota di Jambi,” ujarnya.

“Rerpenting yakinkan masyarakat kita, petani kembali bekerja, pedagang silakan lanjutkan usaha tapi dengan Prokes. Mulai memulihkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kondisi bangsa kita ini. Tugas kita bagaimana kedepan angka orang miskin menurun,” sebut Al Haris lagi.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment