2 Anak Suku Talang Mamak di Riau Diterima Bintara Polri

By Chelba Polanda 15 Nov 2020, 13:28:14 WIB Sosial & Budaya
2 Anak Suku Talang Mamak di Riau Diterima Bintara Polri

Kabarbawah.com - Dua orang putra terbaik dari komunitas masyarakat pedalaman, Suku Talang Mamak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di Riau lolos dalam seleksi Bintara Polri. Mereka diterima lewat jalur Rekrutmen Program (Retpro) khusus suku pedalaman yang berprestasi sampai tingkat nasional.

Suku Talang Mamak, sudah ratusan tahun silam hidup di dalam kawasan hutan belantara. Umumnya mereka kini berada di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Mereka ada yang hidup di zona inti TNBT, sebagian ada di zona penyanggah kawasan taman.

Walau komunitas ini jauh dari permukiman masyarakat, namun kini, lambat laun Suku Talang Mamak, tidak lagi hidup nomaden (berpindah). Mereka sudah banyak yang menetap di dalam kawasan taman dengan hidup bertani dan mencari kekayaan hasil hutan tanpa ikut merusak alam.

Baca Lainnya :

Kini, dari komunitas ini ada dua putra terbaik mereka yang lolos menjadi Bintara Polri. Keduanya adalah Anto buah hati dari pasangan Panggelang dan ibunya Habibun, satu lagi Andika Swanda anak dari pasangan Tarmizi dan Mini. Mereka ini berasal dari desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Inhu. Mereka dinyatakan lolos seleksi Bintara pada tahun 2020 ini.

Sebelum mereka ikut tes calon anggota Polri, keduanya mengikuti pelatihan secara rutin yang dibina Bhabinkamtibmas setempat. Keduanya digembleng secara fisik dan non fisik agar bisa mengikuti seleksi sebagai calon Bintara.

"Awalnya ada 4 peserta dari Suku Talang Mamak yang ikut dalam seleksi Bintara di Polda Riau. Namun, hasilnya dua orang diterima dalam seleksi tersebut," kata Kapolres Inhu, AKBP Efrizal kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Efrizal menjelaskan, untuk ikut seleksi anggota Polri ini persaingan sangat ketat. Polda Riau mengumumkan kelulusan seleksi Bintara sebanyak 292 orang termasuk 6 Bintara Polwan. Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan lulus seleksi dari Kabupaten Inhu ada 20 peserta dan dua di antaranya dari komunitas Talang Mamak.

"Ini merupakan bukti nyata jika paradigma lama sudah mulai memudar. Dulu Suku Talang Mamak dan masyarakat awam takut dengan polisi. Justru sekarang suku pedalaman sudah banyak menjadi polisi. Mudah-mudahan ke depan jumlah Suku Talang Mamak di Inhu yang lulus seleksi anggota Polri bisa bertambah," tutup Efrizal.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

+ Indexs Berita

Berita Terbaru

Berita Utama

Berita Populer

Berita Pilihan

View all comments

Write a comment